Translate

Sabtu, 29 April 2017

Indahnya bersabar, itulah bekal hidup yang tidak akan pernah habisnya.
Ya Allah, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu.
Allah menjanjikan pahala yang tidak terbatas bagi orang-orang yang sabar menghadapi ujian.
Semua doa yang dipanjatkan manusia pasti akan terkabulkan. Bersabarlah dalam menunggu waktunya.
Sabar itu bukan hanya tentang kepasrahan tetapi juga niat dan tekad.
Kesabaran itu bukanlah bermaksud kita sanggup menerima segalanya
Sabar itu umpama sinar matahari yang menyinari seluruh aliran darah dalam tubuh.
Sabar dan syukur adalah rumusan kebahagiaan hakiki.
Alangkah luasnya bumi Allah ini, namun jika saatnya tiba, saat takdir datang maka
angkasa pun menjadi sempit.
Rahasia dari kesabaran adalah melakukan sesuatu dalam ketidakpastian namun penuh dengan harapan.
Ya Allah, hiburkanlah aku dengan ridha-Mu dan sabar dengan setiap ujian yang Engkau turunkan.
Andai saja sabar itu mudah tentu semua orang pun dapat melakukannya.
Dalam penantian anda akan menemukan indahnya hidup.
Kesabaran itu tidak ada batasnya. Jika masih terdapat batasnya maka itu bukanlah kesabaran.
Mereka yang tidak memiliki kesabaran takkan mampu meraih apa yang mereka inginkan.
Ingatlah bahwa sesungguhnya Allah itu selalu bersama orang-orang yang sabar.
Miliki kesabaran karena segala sesuatu itu sangatlah sulit sebelum kemudian berubah menjadi amat mudah.
Sesungguhnya namanya sabar adalah ketika di awal musibah (HR. Bukhari).
Semoga kita selalu sabar dan dapat menikmati proses kehidupan. Sukses atau tidak sepenuhnya rahaia Tuhan.
Siapa yang bersabar untuk ilmu, ia akan memperolehnya.
Ilmu tanpa agama adalah suatu kecacatan, dan agama tanpa ilmu merupakan kebutaan.
Rizki manusia sudah ada ketetapannya. Maka bersabarlah untuk menerima ketetapan tersebut.
Kemampuan orang dalam mengendalikan emosi adalah pembeda antara orang yang bijak dan orang biasa
Sabar adalah sebuah kebulatan tekad, bukan kepasrahan semata.
Dunia yang kau lihat adalah tipu daya dan kebatilan layaknya fatamorgana yang nampak ditengah sahara
Subhanallah, Sahabatku. Rasul yang mulia mengingatkan pada kita, "Cukuplah kematian sebagai peringatan bagimu". Memang kematian adalah nasehat lebih tajam daripada nasehat lisan.

Sungguh setiap kita sebagai makhlukNya sudah divonis mati bahkan sebelum kelahiran kita, "Setiap yang berjiwa pasti mati." (QS Al Anbiya: 35).

Dan setiap kita sudah ada jadwal kematian, "Tidaklah suatu jiwa mati kecuali sudah ada kitab ajalnya." (QS Ali Imron: 145).

Sungguh kematian datang pada siapapun, pada yang sakit, juga pada yang sehat, pada yag tua juga pada yang muda, pada yang jelata juga pada yang kaya, bahkan pada yang sembunyi membangun benteng yang kokoh dengan barikade pengawalan ketat pasti mati juga.

"Di mana pun kalian berada pasti kematian merengut kalian walaupun dalam benteng yang kokoh." (QS An Nisa: 78).

Kita tidak akan pernah bisa menghindari kematian bahkan kadang datang 'baghtatan', sekonyong-konyong, mendadak (QS Al An'am: 31). Kita tidak pernah tahu kapan, di mana dan bagaimana cara kita mati. 'Mastuurun', dirahasiakan Allah, kapan, di mana dan bagaimana? Kita tidak tahu. Yang pasti, pasti mati.

Hikmahnya agar kita bersiap-siap menghadapinya, jangan lengah, sibukkan diri dengan ibadah, amal shaleh, hidup dalam Sunnah Nabi Muhammad, jangan sekali-kali nekat berbuat maksiat. Jadilah hamba Allah yang beriman, cerdas, lagi mulia akhlak.

Simaklah sabda Rasulullah, "Umatku yang paling cerdas adalah umatku yang paling banyak ingat mati, lalu mempersiapkan dirinya hidup setelah mati." (HR Ath Thabrani).

Karenanya, sahabatku tercinta, camkan nasehat Rasulullah, "Perbanyaklah mengingat penghancur kelezatan-kelezatan, yaitu kematian." (HR Tirmidzi No 230, Shohihul Jami' no. 1210).

Jangan terkecoh lagi dengan permainan dunia ini. Taatlah pada Allah, bangunlah salat malam, tadaburkan Alquran, penuhi panggilan Allah untuk berjamaah di rumahNya, tebarkan sedekah dan kebaikan, bimbing keluarga agar semakin takut pada Allah, rendahkanlah hati kalian, duduklah di majelisNya, majelis yang membuat kalian semakin takut padaNya dan membuat kalian mudah menangis karenaNya.
“Jangan hianati dia! karena dialah yang selalu ada sebagai penggantimu, karena dia sahabatmu!”
“Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”
“Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian”
“Kau tahu seseorang adalah sahabat sejati ketika kau akan menangis, dia mengatakan hal-hal yang paling konyol hanya untuk melihatmu tersenyum”
“Meskipun bermil-mil jarak yang memisahkan, Sahabat tidak pernah terpisah karena persahabatan tidak diukur dengan jarak melainkan dengan hati.”
“Jangan berjalan di belakangku, aku tak ingin memimpin. Jangan berjalan di depanku, aku tak ingin mengikuti. Berjalanlah di sampingku dan jadilah temanku”
“Masa-masa indahku telah berubah dari tawa menjadi kenangan. Sahabat-sahabat baikku telah berubah dari teman menjadi keluarga”
“Orang yang paling mengesankan dalam hidup akan menjadi sahabat yang menyayangimu ketika orang-orang tidak lagi menyayangimu”
“Sahabat layaknya dinding. Kadang kau bersandar di sana, dan kadang cukup mengetahui bahwa ia selalu ada di sana.”
“Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam” – (HR Bukhari)
Nabi bersabda: “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya” – HR Bukhari

Nabi SAW bersabda: “Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga perkara yaitu : Shodaqoh jariyah, anak yang sholeh yang memohonkan ampunan untuknya (ibu dan bapaknya) dan ilmu yang berguna setelahnya.”“Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki. “ – QS. Saba ayat 39

“Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan ) kesulitan orang lain”
– HR. Ahmad
“Bersedekahlah kamu sekalian, karena sesungguhnya sedekah itu pemisah dari neraka” – Nabi Muhammad SAW

Nabi bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu “ – HR. Bukhari

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya, “ – HR. At-Thabrani